Lobster “Jongkok” Baru Ditemukan di Laut Spanyol

 

Lobster "Jongkok" Baru Ditemukan di Laut Spanyol

MADRID – Seekor spesies lobster baru ditemukan di pegunungan bawah laut lepas pantai di barat laut Spanyol. Tubuh hewan yang termasuk dalam jenis crustacea ini memiliki warna oranye dan para ilmuwan menyebutnya sebagai lobster “jongkok” (squat lobster).

Diwartakan Live Science, Selasa (19/6/2012), lobster jongkok berukuran panjang sekira lebih dari 2 inci (5 centimeter). Menurut para ilmuwan, lobster ini cenderung berkerabat dekat dengan kelomang (hermit crabs) ketimbang lobster yang sesungguhnya.

Hewan jenis crustacea ini, diberi nama latin Uroptychus cartesi. Kelompok peneliti INDEMARES menemukannya di kedalaman 1.410 meter pada Agustus 2011 silam. Lobster ini diperkirakan hidup di antara karang di kedalaman laut.

Uroptychus cartesi tergolong hewan pemalu dan banyak ditemukan di daerah pegunungan bawah laut yang jarang dijamah manusia. Karang tempat mereka hidup tidak mencapai zona pemancingan.

Lobster jongkok merupakan hewan rumahan dan tidak menyebar jauh. Pasalnya, larva mereka hanya menghabiskan beberapa hari untuk menyelesaikan tahap plankton.

Crustcea ini berbeda dari spesies lainnya di Eropa, terutama dari bentuk dan jumlah duri di cangkangnya. Enam spesimen yang ditangkap di serahkan pada Institute of Marine Science di Barcelona dan National Museum of Natural History di Paris.

sumber

Beruang Hitam Unjuk Keahlian dalam Menghitung

Beruang Hitam Unjuk Keahlian dalam Menghitung

WASHINGTON – Peneliti menguji coba kemampuan beruang hitam dalam memahami susunan titik-titik objek melalui tampilan layar komputer. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Animal Behaviour menunjukkan bahwa hewan tersebut memiliki keahlian dalam menghitung.

Dilansir BBC, Senin (18/6/2012), tiga ekor beruang hitam dihadapkan pada serangkaian tes berbasis nomor pada komputer layar sentuh. Mereka harus memilih diantara dua kelompok titik dengan ukuran yang berbeda. Apabila beruang tersebut menjawab dengan benar, mereka akan dihadiahi dengan makanan.

Beruang hitam Amerika Utara adalah hewan pertama yang dilatih untuk memahami proses dan peralatan yang dilibatkan dalam tes. “Orang umumnya tidak memahami mereka, (sebagai hewan) yang cerdas,” kata Asisten Profesor, Jennifer Vonk di Oakland University.

Meskipun beruang memiliki ukuran otak yang relatif terbesar dari jenis hewan karnivora, namun sisi kognisi mereka belum dipahami dengan baik. “Ini karya yang diterbitkan pertama dengan beruang yang bekerja pada layar sentuh,” tuturnya.

Percobaan kemudian melibatkan beruang dengan dua set atau “array” (susunan) simbol titik-titik. “Pada dasarnya, kami melihat apakan beruang itu bisa memahami untuk memilih (susunan titik itu) dengan lebih sedikit atau lebih,” terangnya.

Beruang menunjukkan bahwa mereka menyentuh layar untuk memilih satu atau susunan lain. Satu beruang dihadiahi makanan, karena menyentuh layar dengan jumlah simbol titik-titik yang lebih banyak. Sedangkan dua beruang lainnya, diberikan tes berbeda dengan jawaban yang benar adalah susunan jumlah simbol titik yang sedikit.

Tim peneliti ingin memastikan bahwa binatang tersebut tidak hanya memperkirakan besarnya jumlah. “Kami sesungguhnya mencoba untuk membedakan antara kemampuan perseptual (memahami) jumlah, (dengan) kemampuan menghitung sejumlah barang,” pungkasnya.

sumber

Ingin Pamer Bakat, Perempuan Melukis dengan Payudara

BANGKOK – Maksud hati ingin memamerkan bakat uniknya, seorang kontestan pencari bakat justru dikecam. Ulahnya yang melukis dengan menggunakan buah dadanya, memicu kontroversi di Thailand.

Acara “Thailand’s Got Talent” ini menuai polemik moral atas ulah kontestan perempuan yang tidak diketahui namanya tersebut. Bahkan Menteri Kebudayaan Thailand menilai bakatnya itu justru amat mengejutkan dalam arti negatif. Demikian diberitakan Sowetanlive.com, Senin (18/6/2012).

Akibat bakat unik itu, Menteri Sukumol Kunplome memanggil produser dari acara adu bakat itu hari ini. Menurut Sukumol, bugil di depan televisi tidak dianggap pantas dalam masyarakat Thailand.

Apa yang dilakukan peserta berusia 23 tahun itu memang mencengangkan. Seniman yang pada awal berpakaian sopan di hadapan juri itu, tiba-tiba saja membuka bajunya dan berhadapan dengan kanvas.

Perempuan itu menyiram tubuhnya dengan berbagai macam warna cat dan menggunakan tubuhnya sebagai kuas, di saat musik diputar. Apa yang terlihat saat itu dianggap sebuah pertunjukan erotis oleh pihak Kementerian Budaya Thailand.

Tetapi seniman itu berhasil lolos ke babak berikutnya, meskipun seorang juri perempuan menolaknya. Namun dengan dua juri pria lainnya memutuskan sebaliknya. Kedua juri yang mendukung seniman itu berasumsi aksi nyeleneh kontestan bisa membuat heboh pada putaran berikutnya dari acara pencarian bakat tersebut.

Daftar Isi

%d blogger menyukai ini: